Setelah menanti proses percetakan selama beberapa bulan, buku kumpulan artikel ilmiah yang ditulis oleh para Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Timor, berjudul Perbatasan NKRI – RDTL Sebagai Laboratorium Governansi Transformatif: Perspektif dan Praktik Ilmu Pemerintahan, akhirnya tiba di Kefamenanu, Selasa (2/6).
Buku ini merupakan cara Dosen-Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan merayakan Pesta Perak (25 Tahun) Universitas Timor, sekaligus merefleksikan dan menafsirkan ulang kiprahnya dalam mengembangkan pokok keilmuan pemerintahan di kawasan perbatasan. Dalam pada itu, buku ini mengajukan sebuah refleksi komprehensif mengenai bagaimana kawasan perbatasan NKRI – RDTL menjadi ruang tempat dinamika politik, identitas nasional, kebijakan publik, dan transformasi governansi berlangsung secara intens dan multidimensional.
Dengan menempatkan perbatasan sebagai arena epistemik, yakni sebagai laboratorium sosial-politik yang merefleksikan kondisi dan kapasitas negara, buku ini menggabungkan kerangka analitis ilmu pemerintahan dengan perspektif antropologis, kebijakan publik, ekonomi politik, dan teknologi digital untuk menjelaskan bagaimana tata kelola negara bekerja dalam konteks yang paling kompleks sekaligus paling strategis.
Editor buku, sekaligus mantan Koordinator Program Studi Ilmu Pemerintahan, Dr. Egidius Fkun, S.Fil., M.Si., mengaku senang karena hasil kerja para dosen ini akhirnya tersedia dalam versi cetaknya.
“Dari sekian banyak cara sivitas akademika Unimor merayakan Pesta Perak, kami memilih untuk menulis dan menerbitkan buku. Total ada 25 Dosen Prodi Ilmu Pemerintahan, dan semuanya terlibat sebagai kontributor artikel dalam buku ini. Jadi, ini persembahan dari 25 Dosen Prodi Ilmu Pemerintahan untuk 25 Tahun Universitas Timor. Dan hari ini kita senang, karena versi cetak buku ini akhirnya bisa kita lihat dan pegang,” tutur Dr. Egi.
Dr. Egi juga mengisahkan bahwa ide untuk menulis buku ini muncul dan dimatangkan dalam kegiatan rutin, bernama Coffe Break, yang dilakukan Dosen Prodi Ilmu Pemerintahan setiap hari Jumat pertama dalam bulan.
“Ide ini kita bahas dan sepakati dalam Coffe Break Bulan April Tahun 2025. Selanjutnya semua Dosen mulai menyiapkan naskah, dan dikumpulkan paling lambat 1 Agustus 2025. Ya, semua Dosen ikut menulis, dan kita senang. Selanjutnya, naskah-naskah itu diedit, dan akhirnya kita serahkan ke penerbit pada November 2025,” lanjut Dr. Egi.
Sebelum mengirimkan naskah ke penerbit, Tim Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan bertemu dan meminta kesediaan Bupati Timor Tengah Utara, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., MA., untuk memberikan sekapur sirih sebagai sambutan buku tersebut.
“Kita berharap buku ini punya dampak tidak saja secara keilmuan, ungkapnya, tetapi juga secara praktis di lingkup pemerintah. Karena itu, kita berterima kasih kepada Bapak Bupati Timor Tengah Utara yang bersedia memberikan sekapur sirih untuk buku ini. Tentu, kita berharap buku ini juga nantinya bisa dibaca, dan juga didiskusikan, oleh pemerintah daerah,” ungkapnya.
Buku setebal 265+vi Halaman ini kemudian diterbitkan oleh Penerbit Widina Media Utama, Bandung. Cetakan pertama buku ini diterbitkan pada Februari 2026 dengan Nomor ISBN: 978-634-246-644-5.
Ditanya tentang kelanjutan buku ini, Dr. Egi mengungkapkan komitmen Dosen Prodi Ilmu Pemerintahan untuk meneruskan penulisan buku untuk edisi-edisi berikutnya. “Pertama, kita rencana akan bikin acara bedah buku ini. Lalu, kan buku ini merupakan hasil dari program yang kita sebut Book Chapter Edisi I. Karena buku ini Edisi I, maka akan ada lagi edisi-edisi selanjutnya,” tutup Dr. Egi.




