Unimor, Kefamenanu – Universitas Timor (Unimor) secara resmi menggelar kegiatan pembekalan bagi 64 orang Penanggung Jawab Ruangan (PJR) dan Pengawas yang akan bertugas dalam UTBK SNBT Tahun 2026. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk Bimbingan Teknis (Bimtek) ini berlangsung pada Rabu (15/04/2026) di Aula Lantai 3 Fakultas Pertanian, Sains, dan Kesehatan Unimor. Seluruh peserta yang hadir merupakan personel pilihan yang telah ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Rektor Unimor guna memastikan standar operasional ujian terjaga dengan baik.
Dalam mempersiapkan PJR dan pengawas yang sudah ditetapkan, maka panitia melaksanakan bimtek ini yang di fasilitasi oleh Korpel dan Kortik berkaitan dengan tugas dan fungsi PJR dan Pengawas serta ketelitian para PJR dan Pengawas untuk memastikan bahwa peserta tes UTBK SNBT telah diperiksa kelengkapan berkas dan dokumen lainnya.
Acara dibuka langsung oleh Rektor Unimor, Dr. Ir. Stefanus Sio, M.P., yang dalam arahannya menekankan bahwa pembekalan ini merupakan instrumen vital agar pelaksanaan UTBK SNBT tahun ini berjalan tanpa kendala. Beliau menaruh harapan besar pada keseriusan para petugas dalam menyerap materi pembekalan. “Kita berharap agar PJR dan Pengawas mengikuti secara baik apa yang disampaikan, sehingga pelaksanaan tugas di lapangan atau ruangan dapat berjalan dengan baik,” ungkap Dr. Stefanus dalam sambutannya.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama Unimor, Dr. Yoseph Nahak Seran, S.Pd., M.Si., selaku Ketua Panitia, memberikan paparan mengenai kebijakan terbaru pemerintah yang memiliki beberapa perbedaan mendasar dibanding tahun sebelumnya, sembari menegaskan pentingnya kedisiplinan bagi seluruh personel. “Kesuksesan pelaksanaan UTBK Tahun 2026 ini menjadi tanggung jawab kita bersama, baik Panitia maupun PJR, Pengawas, dan Teknisi. Karena itu, mari kita bekerja sama dan berkolaborasi secara baik mulai dari persiapan, pelaksanaan sampai dengan monev, agar prestasi peringkat pelaksana UTBK Tahun 2025 bisa kita pertahankan, atau bahkan ditingkatkan”, harap WR 1 di akhir pemaparannya.
Memasuki sesi teknis, pemaparan materi yang lebih mendalam disampaikan oleh Koordinator Pelaksanaan, Dr. Maximus L. Taolin, S.E., M.Sc., bersama Koordinator TIK, Leonard Peter Gelu, S.Kom., M.Kom. Keduanya mengupas tuntas mekanisme pelaksanaan di lapangan serta kesiapan infrastruktur teknologi informasi yang akan digunakan selama ujian berlangsung. Detail teknis ini menjadi krusial untuk mengantisipasi potensi hambatan di dalam ruangan ujian. Kegiatan strategis ini juga dihadiri oleh Sekretaris Panitia, Dra. Emmerentiana Immaculata Ukat, serta Wakil Ketua Panitia, Venidora Atok, S.E.
Sinergi antara unsur pimpinan dan tim teknis ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem ujian yang kondusif, transparan, dan profesional di lingkungan Universitas Timor.




